Anakku ini Ibu yang menulis, untukmu. Anakku sayang memang betul hari ini adalah Hari Ibu. Ibu sudah terima ucapanmu melalui smsmu. Terima kasih ya nak, atas semua yang telah kau lalui dan kita lalui. Maafkan Ibu, karena tidak semua yang Ibu lakukan sempurna. Tidak semua harapanmu bisa Ibu kabulkan. Kadang betapa kerasnya Ibu mendidikmu, sulit menjelaskan padamu bahwa untuk dapat mempertahankan hidup dengan baik, kamu harus punya mental yang tangguh.
Satu-satu Ibu ajarkan kamu apa itu jujur, pernah kamu bertanya " Ma..tanggungjawab itu apa sih ?" Sementara usiamu masih 5th. Ibu harus ajarkan itu semua dengan aplikasi harian, membereskan mainan sendiri, meletakkan tas dan sepatu pada tempatnya sepulang sekolah, membawa piring dan gelas kotor setelah makan.... Itu bagian dari tanggungjawab. Nak, kelak semakin dewasa bentuk tanggungjawab juga akan bergerak naik, dengan bobot dan kompleksitas yang rumit. Kamu akan tanggungjawab terhadap anakmu, suamimu atau istrimu, masyarakat, dan jika kamu bekerja kamu akan bertanggungjawab atas kesejahteraan karyawanmu, dan keuntungan untuk atasanmu. Nak ini baru satu nilai moral yang bisa Ibu ajarkan, masih banyak nilai moral lain yang akan kamu pelajari sepanjang hidupmu. Ke arifan, ke bijaksanaan, ke tegasan, ke adilan... Duuh nak, apa umur Ibu cukup untuk mengajarkan ini semua pada mu ?. Maafkan Ibu jika dalam waktu yang sempit Ibu selalu mengajarkan banyak hal, sedikit memaksamu untuk cepat paham. Duuh nak.. Ibu hanya khawatir tidak cukup membekalimu dengan kebaikan, karena Ibu pun harus bertanggungjawab pada Allah swt atas apa yang sudah Ibu berikan padamu. Nak, kelak jika ibu sudah tertatih menuju tempat wudhu, bantu Ibu ya mengambil air wudhu, jika Ibu sudah letih untuk duduk lama mengaji, bantu Ibu mengajilah di sebelah Ibu. Jangan tinggalkan Ibu sendirian ya ? Carilah pasangan hidup yang juga mau menyayangi Ibunya, agar baktimu dan baktinya terjaga.Susah lho nak mengurus Ibu di saat sudah tua dan sakit2.Ibu selalu berdoa semoga di hari tua Ibu tidak merepotkanmu. Karena kamu pasti juga repot dengan urusanmu dan keluargamu. Doakan Ibu sehat ya nak...Setiap hari tolong maafkan Ibu, agar kelak ada sinar yang menerangi jalan Ibu disana. Terima kasih nak atas kesabaran dan ke iklasanmu menerima didikan Ibu.Jika ada kesalahan dalam mendidikmu itulah keterbatasan Ilmu Ibu. Didiklah anakmu lebih baik dari Ibu mendidikmu.. Semoga Allah menuntunmu menjadi anak yang soleh dan sholehah. Anakku, meski aku saat ini seorang Ibu, aku adalah seorang anak pula dari Ibuku. Pesanku untuk para Ayah dan Suami, sayangi istrimu karena dia adalah Ibu dari anak-anakmu, lindungi dan berlaku baiklah pada anak perempuanmu, karena kelak ia adalah calon Ibu yang Mulia bagi cucu-cucumu...
No comments:
Post a Comment